Thursday, April 28, 2011

ISTILAH AKUNTANSI INFLASI

Akuntansi Inflasi
Metode yang digunakan dalam akuntansi inflasi ini sama dengan metode penentuan laba. Penekanan penentuan laba adalah pada nilai laba yang lebih relevan yang digambarkan oleh laporan keuangan. Umtuk menyusun laporan keuangan pada masa inflasi agar lebih relevan dapat digunakan beberapa metode. Metode pengukuran aktiva dan kewajiban dapat dibagi (Johnson, 1977) sebagai berikut :
1. The entry value system dari harga umum yang terdiri dari :
a. Historical cost
b. General price level
c. Replacement cost
d. Reproduction cost
2. The exit value system harga pasar atau current market value yang terdiri dari :
a. Net realizable value
b. Selling price
c. Expected value

Dari sudut akuntansi inflasi, di luar historical cost adalah metode menyusun laporan keuangan untuk menyesuaikan dengan pengaruh inflasi.
1. General Price Level
Dalam metode ini misalnya metode historical cost disesuaikan dengan perubahan tingkat harga sehingga pada masa inflasi GPL ini lebih besar daripada nilai historical cost.
2. Current Cost Accounting
Edgar Edwards dan Phillip Bell (1961) merupakan tokoh yang paling gencar mempromosikan konsep CCA ini. Menurut mereka yang dibutuhkan oleh manajer adalah bagaimana mereka mengalokasikan sumber-sumber ekonomi yang ada untuk memaksimalkan laba.
Beberpa bentuk current cost :
1. Replacement cost
2. Reproduction cost
3. Net realizable value
4. Selling price
5. Expected value
Sumber : teori akuntansi, Sofyan Syafri Harahap, edisi revisi

No comments:

Post a Comment